Apa Instrumen Investasi yang Terbaik?

Sebagaimana telah diketahui bersama, investasi adalah sebuah kegiatan dimana kita menunda untuk membelanjakan uang demi memperoleh jumlah uang yang lebih banyak di masa mendatang. Peningkatan jumlah uang ini biasanya kita sebut sebagai imbal hasil investasi (Return of Investment/ROI). Jadi sudah jelas disini bahwa tujuan investasi adalah untuk mendapatkan imbal hasil (ROI) yang … [Read more...]

Pilihan Instrumen untuk ber-Investasi

Kemungkinan, kita semua telah mengenal (atau bahkan telah menggunakan) beragam instrumen investasi. Setiap instrumen akan menawarkan karakter investasinya masing-masing, yang mungkin sesuai dengan gaya investasi kita atau mungkin juga tidak. Jika sesuai maka tentu bisa diharapkan imbal hasil yang optimal dan sebaliknya, jika tidak sesuai maka imbal hasilnya pasti tidak … [Read more...]

Punya Uang Nganggur? Investasikanlah!

Bagaimana kondisi keuangan anda? Baik-baik saja bukan? Jika iya, teruskanlah membaca. Artikel ini memang untuk anda. Sekarang, lihat lebih jauh lagi keuangan anda. Periksa rekening tabungan anda. Apakah terisi banyak? Jika iya, teruslah membaca. Memang artikel ini untuk anda. Sekarang periksa aliran keluar masuknya uang rekening anda tersebut. Apakah aliran keluarnya sangat … [Read more...]

Mau Dikemanakan Uang Anda?

Bingung tidak ada uang sih sudah biasa. Tapi ternyata, ada uang juga orang masih bingung. Ketika segala kebutuhan sehari-hari sudah terpenuhi, dan masih ada uang yang tersisa, malah jadi bingung. Bingung uangnya mau dikemanain. Kebingungan ini pertanda bagus. Berarti orang tersebut sudah memiliki kesadaran terhadap potensi dari uang. Sadar bahwa uang yang didiamkan saja adalah … [Read more...]

Rajin menabung Pangkal Kaya?

Rajin menabung pangkal kaya ada pepatah yang sangat akrab bagi masyarakat Indonesia. Tidak perlu heran. Ini karena memang filosofi ini telah ditanamkan tanpa henti kepada anak-anak Indonesia sejak dini. Pepatah tersebut didengung-dengungkan mulai dari pendidikan dasar (bahkan sejak taman kanak-kanak) sampai sudah bekerja. Lah, terus kenapa memang? Ada yang salah? Bukannya … [Read more...]

« Previous Page
Next Page »