Sudah sukseskah anda dalam berbisnis saham?
Jika jawabannya iya, teruskanlah membaca artikel ini. Ya, artikel ini memang diperuntukkan bagi anda-anda yang telah merasa sukses dalam berbisnis saham. Merasa sukses adalah salah satu penyakit yang berbahaya bagi pebisnis saham. Penulis sendiri pernah terjangkiti penyakit ini.
Penulis sendiri telah merasakan betapa berbahayanya penyakit merasa sukses ini. Akan sangat mempengaruhi performasi dalam berbisnis saham. Merasa sukses akan membuat kita berhenti untuk terus berkembang — yang sangat dibutuhkan dalam bisnis saham yang terus berkembang tanpa henti.

Perubahan yang terus-menerus dalam bisnis saham menuntut kita untuk selalu bisa mengkuti — adaptif — agar dapat menjaga performansi ditingkat yang optimal. Sayangnya, ketika merasa sukses, disitulah kita mulai berhenti. Tidak berusaha lagi untuk mengikuti perkembangan. Padahal perubahan niscaya terus terjadi.
Sadar tidak sadar. Disaat kita mulai berhenti, pasar terus berkembang. Secara relatif akan menjadi sangat kejam bagi yang berdiam diri. Sedikit demi sedikit akan terus menggerus modal kita karena kita menjadi tidak bisa mengikuti perkembangan yang ada. Ilmu kita akan terlalu tua untuk bisa mengikuti maunya pasar.
Jadi, jika sudah merasa sukses — segera sadarlah. Itu adalah alarm bagi kita untuk terus berusaha bergerak. Tetaplah merasa masih belum apa-apa agar gairah untuk terus belajar mengikuti perubahan dalam bisnis saham. Agar jangan ilmu menjadi tua – menjadi berkarat — sampai menjadi bulan-bulanan oleh tuan pasar.